Banyak
orang beranggapan apabila perasaan cemas atau takut datang, maka harus segera diusir.
Jika kita mengikuti anggapan tersebut, kita tidak sepenuhnya salah tapi juga
tidak sepenuhnya benar. Mengapa ? Sebagaimana perasaan lainnya seperti bahagia,
cinta, dan sayang, cemas dan takut juga merupakan suatu karunia Tuhan yang
diberikan sebagai anugerah bagi manusia sebagai syarat kesempurnaan. Jadi
perasaan cemas atau takut diciptakan oleh Tuhan tentu mempunyai manfaat bagi
hidup manusia.
Memang akan menjadi tidak normal apabila rasa
cemas itu terlalu berlebihan dan justru akan disebut sebagai penyakit, atau di
dalam istilah medisnya disebut anxiety diorder (gangguan kecemasan) atau phobia.
Tetapi apakah bila seseorang mengalami rasa bahagia, cinta, sayang yang
berlebihan tidak juga akan disebut tidak normal. He he.
Lalu
sebenarnya apa saja manfaat rasa cemas dan takut bagi hidup manusia ?
Banyak sekali sebenarnya
manfaat cemas atau takut yang telah membantu hidup manusia menjadi seperti
sekarang ini, namun memang kadang tidak kita sadari. Seperti :
1. Rasa cemas / takut membuat anak-anak mau belajar
2. Rasa
cemas / takut membuat seseorang mau meneruskan pendidikan
3. Rasa
cemas / takut membuat orang bekerja lebih tekun
4. Rasa
cemas / takut membuat perokok, peminum, pengguna narkoba atau penganut sex
bebas berusaha menghentikan kebiasaannya.
5. Rasa
cemas / takut membuat perusahaan atau bahkan negara terselamatkan dari kebangkrutan,
coba bayangkan bila seorang pemimpin yang mengetahui bahwa perusahaannya rugi /
negara dalam keadaan krisis berkata “ Santai saja, tidak ada yang perlu
dikhawatirkan “.
6. Rasa
cemas / takut membuat perusahaan asuransi berkembang, itu berarti lapangan
kerja bertambah dan dampaknya jaminan kesehatan bagi setiap karyawan di seluruh
dunia.
8. Rasa
cemas / takut membuat manusia menjaga persediaan air bersih.
9. Rasa
cemas / takut membuat manusia melarang penebangan hutan liar dan perburuan
hewan.
10. Rasa
cemas / takut membuat manusia berusaha menghentikan pemanasan global.
11. Rasa
cemas / takut membuat seorang menabung untuk masa depan’nya dan keluarganya.
12. Rasa
cemas / takut membuat orang tua menyayangi anaknya, dan anak menyayangi orang
tuanya.
Saya rasa
masih banyak contoh yang bisa kita dapatkan dalam kehidupan kita. Jadi, rasa
cemas dan takut tidak sepenuhnya buruk bukan. Banyak sekali keuntungan yang
kita dapatkan karena adanya perasaan ini. Malah menurut saya keuntungan yang
dapat diambil dari perasaan ini jauh kebih banyak jika dibandingkan dengan rasa
sedih atau marah.
Jadi
syukurilah semua yang diberikan Tuhan kepada kita, karena tentu ada maksud
indah dibaliknya.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar